Seperti yang telah dijadwalkan jauh-jauh hari bahwa besok, tepatnya tanggal 29 Juni 2011 laga antara juara Liga Super Indonesia (ISL) akan ditantang oleh para pemain bintang dari klub peserta Liga Super Indonesia. Rencananya akan disiarkan langsung oleh salah satu televisi swasta Indonesia. Stadion Mandala yang berkapasitas 15.000 penonton diprediksi akan penuh sesak oleh para pecinta olahraga si kulit bundar untuk menyaksikan tim kesayangan dan para bintang lapangan hijau tersebut.
Persipura yang akan tampil di hadapan publiknya sendiri di Stadion Mandala, Jayapura, Rabu (29/6/2011), diprediksi akan tampil total guna membuktikan kapasitas mereka selaku kampiun ISL 2011. Namun tim para bintang ISL juga tidak mau kalah, tim yang akan diracik oleh Nilmaizar tidak cuma mengincar kemenangan, namun, Nil Maizar juga berjanji akan menginstruksikan anak asuhnya untuk menampilkan permainan terbaik yang menghibur.
Perang Bintang
Tim Jawara ISL 2011 tidak akan main-main dalam pertandingan bertajuk perang bintang ini, dibuktikan dari pengakuan
sang pelatih Jackson F Tiago, bahwa mereka akan bermain all out dalam pertandingan tersebut dan akan memainkan hampir seluruh pemain inti dari tim Persipura Jayapura tersebut. Prediksi : Kiper: Yoo Chun Hoo (1), Belakang: Viktor Igbonefo (32), Bio Paulin Pier (45), Ricardo Salampessy (4), Ortisan Solossa (26), Tengah: Ian Luis Kabes (13), Hamka Hamza (23) , Zah Rahan (10), Imanuel Wanggai Lini depan kemungkinan diisi oleh : Titus Bonay (25), Boaz Solossa (86).
Tim All Star ISL ini terdiri pemain terbaik yang dipilih berdasarkan polling SMS terbanyak. Mereka ada 18 pemain, di antaranya penjaga gawang Kurnia Mega (Arema) dan Ferry Rotinsulu (Sriwjaya FC). Di lini belakang ada Claudiano Alves dos Santos (Sriwijaya FC), David Ngan Pagbe (Semen Padang), Edi Hafid Murtado (Pelita Jaya), Gunawan Dwi Cahyo (Sriwijaya FC), M. Roby (Persisam), dan Purwaka Yudi (Arema). Sedangkan di lini tengah ada banyak pilihan pemain berkelas, seperti : Ahmad Bustomi (Arema), Miljan Radovic (Persib), Mohammad Nasuha (Persija), Muhammad Ridwan (Sriwijaya FC), Ronald Fagundez (Persisam), dan Zulkifli Syukur (Arema). Sementara di lini depan ada Bambang Pamungkas (Persija), Cristian Gonzales (Persib), Aldo Barreto (Persiba), dan Yongki Aribowo (Arema). Tim All Star dilatih Nilmaizar dari Semen Padang.
Selain perang bintang, dalam rangkaian itu Badan Liga akan menetapkan penerima penghargaan pemain terbaik ISL 2010-2011, pencetak gol terbanyak (topskor), wasit terbaik dan tim paling fair play selama kompetisi Djarum Indonesia Super League 2011 berlangsung. Panitia pelaksana perang bintang ini telah menyiapkan sejumlah acara hiburan yang akan menampilkan Band Jamrud dan Boomerang untuk menghibur warga Jayapura dalam pertandingan Perang Bintang yang sekaligus penyerahan trofi ISL di Mandala, acara penyerahan trofi ISL kepada Persipura ini juga akan diisi dengan pagelaran tari-tarian tradisional adat asli Papua.
