Bahayanya Minuman kemasan

Topics: , ,

Di sekitar kita begitu banyak terlihat minuman dingin berwarna-warni yang begitu menarik terutama bagi mereka yang sedang kehausan seakan-akan ingin menyeruput minuman tersebut dengan perasaan haus yang luar biasa. Tanpa banyak pikir, slurpp… glek-glek-glek, kita pun langsung meminumnya. Sebaiknya sih kita berhati-hati dan tidak sembarang minum minuman kemasan, ada bahayanya.

Di depan sekolah di halte bus, di pasar swalayan, di terminal, dan di tempat umum lainnya, banyak ditemui orang berjualan minuman kemasan yang sudah didinginkan. Berbeda dengan jajanan lain yang tidak menggunakan kemasan, minuman ini dikemas dalam gelas tertutup atau botol sehingga sepintas kebersihannya terjaga.

Yang membuat minuman ini tampak menarik adalah rasa dan warna yang bermacam-macam. Kita bisa menemukan berbagai macam rasa sesuai dengan warnanya. Warna oranye atau kuning untuk rasa jeruk, merah untuk stroberi, ungu untuk rasa anggur, hijau untuk apel, dan hitam untuk kopi. Selain itu masih ada rasa susu, teh manis, bahkan rasa es teler. Asal tahu saja, semua rasa itu tidak selalu terbuat dari buah atau bahan asli. Sering kali rasa buatan itu terbuat dari bahan-bahan kimia.

Minuman kemasan isinya ada yang berupa cairan dan jeli. Harganya pun berkisar dari Rp 1.000 sampai Rp 5.000 per buah.

Tahukah kamu jika minuman kemasan ini dikonsumsi secara terus-menerus memiliki dampak berbahaya bagi kesehatan? Berbahaya karena sebagian minuman kemasan menggunakan bahan pengawet. Fungsi bahan pengawet digunakan untuk menghambat kerusakan, pembusukan, dan juga memperpanjang usia minuman.

Selain itu, bahan pewarna dalam minuman kemasan ada yang menggunakan bahan pewarna pakaian. Bahan pewarna ini bisa mengakibatkan keracunan, alergi, sampai kanker.

Nah, bukankah lebih baik mencegah daripada mengobati? Mulai dari sekarang, biasakan membawa bekal air dari rumah. Jika suatu saat lupa membawa bekal air, kamu bisa membeli minuman kemasan air putih atau air mineral saja, lebih segar dan lebih sehat.

Minuman kemasan paling mudah dipalsukan, terutama yang dikemas dengan gelas plastik atau botol. Itu karena gelas atau botol yang digunakan dapat dipakai ulang.

Berbeda dengan minuman kemasan dalam bentuk kardus atau kaleng. Minuman yang dikemas dalam kardus biasanya mudah basi setelah dibuka, sementara minuman kaleng sulit didaur ulang.

Langkah-langkah mengenali minuman palsu:

  1. Sebelum minum amati bagian bawah botol kemasan, jika terdapat guratan bekas dilubangi, artinya minumanmu itu sudah diisi ulang. Untuk minuman kemasan gelas, perhatikan permukaannya dengan cara diterawang.
  2. Teteskan minumanmu pada selembar kain, minuman palsu biasanya menggunakan zat pewarna baju. Warna itu tidak akan hilang.
  3. Pada beberapa minuman, misalnya teh kemasan, akan mengalami perubahan rasa menjadi asam jika lebih dari dua hari tidak terjual.

Setelah kita membaca bahayanya minuman kemasan yang berwarna-warni. bukan berarti kita tidak boleh mengkonsumsi minuman tersebut akan tetapi kita ditungtut untuk berhati-hati dalam memilih produk minuman kemasan yang banyak beredar sekarang ini.

Asian Brain

Komentar Anda via Facebook


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>