Perhitungan Independent Sample T Test dengan SPSS


Perhitungan Independent Sample T Test dengan SPSS merupakan salah satu cara yang digunakan sebagai alat inferensi yang termasuk tipe pengolahan statistik parametrik.

Metoda statistik yang menggunakan uji t untuk dua sampel independen (bebas) ini sering digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian cara mengetahui apakah terdapat perbedaan antara dua kelompok data dari sebuah variabel penelitian. Software SPSS dapat digunakan untuk membantu perhitungan uji t ini dengan cara yang mudah dan hasilnya dapat segera diketahui.

Pada artikel olahdata statistik kali ini akan dicontohkan bagaimana cara melakukan perhitungan independent sample t test dengan bantuan software aplikasi SPSS.

Sebagai contoh kasus, seorang peneliti sedang melakukan penelitian mengenai dua buah metoda mengajar yaitu menggunakan metoda jigsaw dan metoda stad. Sampel pada penelitian ini ada 80 orang responden. Melalui penelitian yang dilakukannya ingin diketahui apakah ada perbedaan hasil pembelajaran antara kedua metoda tersebut.

Berikut langkah-langkah yang dilakukan untuk menghitung uji t dua sampel independen dengan SPSS versi 19. Dengan asumsi data sudah diinput di jendela spss data viewer maka cara memproses uji t independent sample ini adalah ;

1. Pada program SPSS, pilih menu analyze, kemudian pilih compare means, lalu independent sample T Test

menu uji independent t test

2. Kotak dialog akan muncul kemudian dan kita masukan variabel pertemuan 1 (P1) sebagai variabel yang akan dilakukan uji t. pada grouping variabel diisi dengan variabel kelas yang berisikan data pengelompokan responden berdasarkan metoda jigsaw  atau stad. Definisikan juga grouping variable ini dengan memilih menu define groups dan mengisi group 1 dengan 1 dan group 2 dengan isian 2. Setelah test variabel diisi dan grouping variable diisi, klik tombok OK dan tunggu output hasil proses perhitungan.

menu uji independent t test spss

3. Output spss dapat kita dilihat pada jendela SPSS output viewer. Tampilan hasil perhitungan uji t independen sebagai berikut. Hasil ini bisa kita copy-paste kan ke aplikasi pengolah kata seperti MS Word. Jika terlihat tabel output hasil uji t melebar ke sebelah kanan, kita dapat merapikannya dengan cara memilih menu pivot, lalu transpose row and columns, dan pilih close.

output spss uji independent t test

4. Setelah dilakukan proses transpose kita copy – paste kan ke dalam program MS word untuk diberikan tafsiran dan analisis terhadap hasil perhitungan SPSS.

output2 spss uji independent t test

5. Cara membaca, menafsirkan, dan menganalisis hasil output spss untuk uji t sample independen dari tabel diatas adalah:

Bagian pertama dari tabel output spss menunjukkan nilai-nilai deskriptif variabel penelitian.

Analisis t test  untuk dua sampel independen dilakukan dengan asumsi varians sama

H0 = Kedua rata-rata sampel adalah identik (Jigsaw dan Stad sama)

H1 = Kedua rata-rata sampel adalah tidak identik (Jigsaw dan Stad sama)

Berdasarkan hasil perhitungan SPSS, diperoleh nilai t hitung 2,998 dan tabel ttabel untuk taraf signifikansi 95% dan derajat kebebasan (df) =80 diperoleh t tabel = 1,99.

Dari hasil perhitungan, t hitung = 2,998 dan t tabel 1,99. Nilai t hitung ini berada di luar daerah peneriman H0  ( -1,99 < Ho diterima < 1,99), dengan demikian H0 ditolak. Karena Ho ditolak maka dapat disimpulkan bahwa rata-rata kedua kelompok penelitian (Jigsaw – Stad) adalah tidak identik / tidak sama/ berbeda secara signifikan.

Demikian cara melakukan perhitungan uji t sampel independen dan penafsirannya dengan bantuan SPSS.

Leave a Comment

*

Artikel Menarik lainnyaclose
Friend: tai iwin - Tai game android - tai youtube