Transformasi Data Ordinal-Interval dengan Method of Succesive Interval (MSI)


Method of Succesive Interval (MSI) yang dikemukakan oleh W.L. Hays, (1976) di bukunya “Quantification in Psychology”, Prentice Hall, New Delhi sering dijadikan rujukan oleh peneliti untuk melakukan transformasi data ordinal ke interval .

Sebagaimana kita ketahui pada proses pengolahan data statistik pastilah kita akan berhubungan dengan aneka macam jenis data. Dari sudut pandang statistik, data bisa dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu :

  1. Data Kualitatif
    Jenis data kualitatif  secara sederhana dapat dijelaskan sebagai data yang dinyatakan dalam bentuk bukan angka. Data kualitatif dapat dibagi lagi menjadi dua jenis data yaitu data nominal dan ordinal.
  2. Data Kuantitatif
    Kebalikan dari jenis data sebelumnya, data kuantitatif adalah data yang dinyatakan dalam bentuk angka. Terdapat dua jenis data yang termasuk ke dalam data kuantitatif, yaitu data interval dan rasio.

Penjelasan lebih detail mengenai jenis data dan contoh-contohnya akan dibahas pada tulisan lainnya.

Seringkali pada proses pembuatan karya tulis ilmiah seperti laporan tugas akhir, skripsi, thesis, ataupun disertasi diperlukan pengolahan data statistik menggunakan metoda statistik parametrik atau non parametrik. Proses transformasi merupakan upaya yang dilakukan untuk merubah data ordinal menjadi data interval. Biasanya proses ini dilakukan sebagai syarat yang harus dipenuhi untuk pengolahan data pada statistik parametrik, misalnya pada analisis regresi.

Contoh data ordinal yang ditransformasi menjadi data interval adalah data penelitian yang diperoleh menggunakan instrumen berupa angket yang memiliki jawaban berupa skala likert.  Skala likert yang kita kenal biasanya berupa jawaban responden berupa skala sikap, contohnya jawaban responden dikategorikan menjadi sangat setuju (SS), setuju(S), ragu-ragu (R), tidak setuju (TS), dan sangat tidak setuju (STS). Jawaban responden ini dikonversi menjadi angka dengan ketentuan; SS=5, S=4,R=3,TS=2, dan STS=1.

Cara melakukan proses transformasi data ordinal menjadi data interval menggunakan method of succesive interval (MSI) dengan software MS Excel dapat dilakukan mengikuti beberapa tahapan.

Berikut ini adalah langkah kerja untuk melakukan proses MSI dengan asumsi skala jawaban 1,2,3,4,5 dan responden berjumlah 100.

  1. Untuk setiap pernyataan hitung setiap frekuensi setiap pilihan jawaban responden / penumpang.
  2. Untuk butir tersebut, tentukan berapa banyak orang yang menjawab skor 1,2,3,4,5 dari setiap butir pertanyaan pada kuisioner, yang disebut dengan frekuensi.
Frek. Skor

item 1

1

32

2

19

3

30

4

19

5

0

Jml. Frek

100

 

  1. Setiap frekuensi dibagi dengan banyaknya responden dan hasilnya disebut dengan proporsi.
Proporsi

item 1

P1

0.32

P2

0.19

P3

0.30

P4

0.19

P5

0.00

Jml. Prop.

1.00

  1. Tentukan Proporsi kumulatif.
Proporsi Kumulatif

item 1

Pk1

0.32

Pk2

0.51

Pk3

0.81

Pk4

1.00

Pk5

1.00

  1. Dengan menggunakan tabel distribusi normal baku, hitung nilai Z tabel untuk setiap proporsi kumulatif yang diperoleh.

Nilai Z

item 1

Z1

0.47

Z2

0.03

Z3

0.88

Z4

~

Z5

~

 

  1. Tentukan nilai Densitas untuk setiap nilai Z yang diperoleh (dari tabel).

 

Nilai Ordinat

item 1

Z1

0.358

Z2

0.399

Z3

0.271

Z4

Z5

 

  1. Tentukan nilai Skala (NS) dengan menggunakan rumus :

Scale Value

item 1

SV1

-1.12

SV2

-0.22

SV3

0.42

SV4

1.43

SV5

 

  1. Tentukan nilai transformasi (Y) dengan menggunakan rumus :

Y = NS  + k

k = 1 +    NSmin

Svmin

-1.12

K

2.12

 

Hasil transformasi untuk item (1) :

 

TRANSFORMASI

item 1

1

1.00

2

1.90

3

2.54

4

3.55

5

Hasil transformasi yang merupakan data interval ini kemudian menjadi pengganti nilai sebelumnya yang berupa data ordinal dari tabulasi data penelitian.Untuk lebih memperjelas, berikut terlampir contoh perhitungan metoda MSI ini dalam format file Excel yang bisa Anda unduh di file transformasi data.

Jika Anda masih mendapatkan kesulitan dalam mengoperasikannya, silakan sampaikan pertanyaan ataupun tanggapan melalui komentar, ataupun email kepada pengelola portal IG. Selamat mencoba!

No Comments

    Leave a Comment

    *

    Artikel Menarik lainnyaclose
    Friend: tai iwin - Tai game android - tai youtube