Uji Normalitas Data dengan SPSS (2)
Uji Normalitas dengan Kolomogorov Smirnov dengan Koreksi Liliefors
Data yang diolah dalam pengujian dengan cara ini data harus merupakan data Interval atau Rasio. Uji distribusi normal merupakan syarat uji statistik parametrik. Jika asumsi tidak terpenuhi, misalnya data anda masih berupa data ordinal gunakan proses MSI, lebih jelas silahkan lihat postingan tentang MSI.
Langkah uji Normalitas dengan Kolomogorov Smirnov dengan Koreksi Liliefors
- Buka file latihan yang anda dapat unduh dari sini data_uji_normalitas. kemudian lakukan langkah berikut [File] –>[Open] –> [Data]
- Dari Menu [Analyze] –> [Descriptif Statistik] –> [Explore], pilih yang merupakan data Interval atau Rasio ke Dependent List, yaitu [Biaya_Penjualan_Perorang], [Biaya_Promosi_Perorang], [Biaya Advertising] dan [Penjualan]. pilih [Plots] untuk mengaktifkan pengujian normalitas

- Pada Menu Plot , pilih Boxplots None dan Ceklist Normality Plot with Test. Kemudian Continue.
Kemudian klik [OK] untuk menampilkan hasil.
Hasil Uji Output
Penjelasan Uji Normalitas dengan Kolmogorov Smirnov dengan Lilliefors Significance Correction :
- Biaya_Penjualan_perseorangan nilai .Sig = 0,127 > 0,05, Probabilitas Sig. > 0,05 , maka Ho diterima. Berarti tidak terdapat perbedaan antara biaya penjualan perseorangan dengan distribusi normal. Dengan kata lain distribusi biaya penjualan perseorangan berdistribusi normal
- Biaya_Promosi_perseorangan nilai .Sig = 0,059 > 0,05, maka Ho diterima. Berarti tidak terdapat perbedaan antara distribusi antara distribusi Promosi perserorangan dengan distribusi normal. Dengan kata lain distribusi promosi perseorangan berdistribusi normal.
- Biaya_Advertising nilai .Sig = 0,158 > 0,05, maka Ho diterima. Berarti tidak terdapat perbedaan antara Biaya advertising dengan distribusi normal. Dengan kata lain distribusi biaya advertising berdistribusi normal.
- Biaya_Penjualan_perseorangan nilai .Sig = 0,200 > 0,05, maka Ho diterima. Berarti tidak terdapat perbedaan antara penjualan dengan distribusi normal. Dengan kata lain distribusi penjualan berdistribusi normal
Catatan: Karena ada koreksi Lilliefors, dalam statistik maka nilai pengujian semakin ketat. Peluang tidak normal menjadi lebih besar karena adanya Lilliefors Correction.





Tweet This
Share on Facebook
Digg This
Save to delicious
Stumble it
RSS Feed






No Comments