Wisata Olahraga Kini Jadi Trend Baru

Topics: , , , , , , , , , , ,

arung_jeramWisata olah raga atau sporting holidays adalah kegiatan wisata yang dilakukan dengan melakukan aktivitas olah raga yang menyenangkan, umumnya dilakukan di kawasan obyek wisata. Wisata olah raga merupakan salah satu jenis kegiatan wisata yang perkembangannya cukup pesat di negara kita, khususnya di kawasan obyek wisata pantai ternama semisal Bali, Lombok dan Anyer. Jenis kegiatan wisata yang masuk dalam kategori kegiatan wisata olah raga misalnya; Arung Jeram, Paralayang, Ski air, Memancing, renang, bilyard, golf dan lain-lain.

Wisata olahraga atau mengunjungi suatu destinasi untuk berolahraga kini menjadi sebuah trend baru. Menurut survei terbaru World Travel Monitor, yang ditugasi ITB Berlin Jerman, selama lima tahun belakangan telah meningkat dua digit diantara wisatawan Eropa, melangkahi wisata kapal pesiar, yang lima tahun lalu masih mengungguli sporting holidays. Jerman menjadi pasar wisatawan jenis ini dengan menyumbangkan 42 persen dari sembilan juta wisatawan jenis ini di Eropa. Sebanyak 14 persen dari Belanda yang berada di peringkat kedua. Pasar Eropa lainnya hanya meraup enam persen atau kurang.

Kegiatan paling populer diantara wisatawan olahraga Eropa adalah naik gunung (hiking) (38 persen), dan tur bersepeda (23 persen). Di peringkat ketiga adalah motor sport (perlombaan mobil, motor, dan motorboat) dengan 14 persen. Kemudian golf di rangking keempat atau 10 persen. Diantara wisatawan Jerman paling menyukai hiking (34 persen), bersepeda (25 persen), merupakan jenis olahraga peringkat pertama dan kedua. Sembilan persen wisatawan olahraga Jerman.

Diantara destinasi paling populer bagi wisatawan olahraga adalah Australia, yang menarik bagi 24 persen pasar Eropa, bersepedadiikuti Italia dan Jerman, yang masing-masing meraih 11 persen. Selama lima tahun belakangan, Jerman juga menyukai Austria untuk menguji kemampuan olahraga mereka. Ranking Austria dengan 42 persen ini mengungguli Italia (18 persen), dan Swiss (14 persen).

Kongres Wisata Olahraga Dunia

WISATA dan olahraga adalah dua hal yang paling banyak diminati. Untuk itu, dibuatlah Kongres Wisata Olahraga Dunia di Selandia Baru pada pertengahan Oktober 2011. Industri Wisata Olahraga memiliki nilai estimasi sekitar Rp51 triliun per bulan.

World Sport Tourism Congress (WSTC)adalah Kongres Wisata Olahraga Dunia yang berlangsung selama 4 hari, dari tanggal 10 Oktober hingga 14 Oktober 2011 yang juga bertepatan dengan penutupan Piala Dunia Rugby 2011.

Acara ini akan menjadi modal utama bagi industri pariwisata di masa depan.

Sama Wareh

Yogyakarta Garap Wisata Olahraga

Di Indonesia, tren ini coba dikembangkan oleh beberapa dinas-dinas Pariwisata terkait. Di Yogyakarta misalnya, Dinas Pariwisata Provinsi DI Yogyakarta serius menggarap wisata yang dapat bersinergi dengan bidang olahraga. Diharapkan itu akan bisa menarik kalangan olahragawan untuk berolahraga sekaligus berwisata di DIY.

“Potensi wisata olahraga di DIY ini sangat besar, tren wisata saat ini adalah perpaduan olahraga dan wisata. Perlu sinergi dua bidang itu,” kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi DI Yogyakarta Tazbir, Minggu (15/2) di Yogyakarta.

Tazbir menyebutkan, potensi wisata olahraga di DIY sangat besar. Beberapa cabang olahraga yang berpotensi dikembangkan dan bersinergi dengan wisata antara lain, olahraga dayung, panjat tebing, dirgantara, voli pantai, dan sepeda.

“Untuk penggarapanya akan berkoordinasi dengan KONI (komite olahraga nasional Indonesia) DIY,” katanya.

Dijelaskan, sinergi wisata dan olahraga sudah mulai dirintis di lokasi panjat tebing Pantai Siung. Dinas Pariwisata DIY memfasilitasi pembangunan dua buah pondok peristirahatan para atlit dengan kapasitas masing-masing 50 orang.

“Setelah pagi atau siang beraolahraga panjat tebing, malamnya bisa beristirahat menginap di pondok itu sambil membakar ikan. Ini kan asik,” kata Tazbir.

Selain itu, beberapa tempat lain yang memiliki potensi wisata olahraga yaitu Bendung Tegal, Bantul dan waduk Sermo, Kulonprogo. Keduanya untuk olahraga dayung.

Bagaimana di Bandung, sebenarnya sekitaran Bandung banyak tempat-tempat wisata yang notabene dapat menjadi tangkuban-perahulokasi wisata olahraga, seperti jalur pendakian Jayagiri menuju kaki gunung Tangkuban Parahu sangat cocok dipakai untuk hiking atau mungkin bersepeda, tentu tidak hanya satu itu saja lokasi yang cocok untuk berwisata olahraga, masih banyak lokasi wisata untuk dijelajahi.

akhir kata, ayo kita berwisata sambil berolahraga, selain menyehatkan juga menyenangkan! :)

Asian Brain

Komentar Anda via Facebook


5 thoughts on “Wisata Olahraga Kini Jadi Trend Baru

  1. Betul… betul… betul… dengan wisata dan olahraga berarti kita juga selain menjadikan badan sehat dan bugar, kita pun jadi lebih mengenal keragaman tempat yang memiliki banyak keunikan…

  2. @Abu Fathan: yap, se7 sekali!

    solusi bagi yg jarang meluangkan waktu buat spor, nah sambil olahraga kan bisa liat pemadangan yg indah2, badan pun ga terasa capek. malah puas yg hinggap. ayooo!! rihlah…:)

  3. setuju, program yg perlu ditumbuhkembangkan utk menumbuhkan ekonomi kerakyatan karena potensi alam dan khasanah budaya indonesia yang beraneka ragam bisa dijadikan obyek wisata. seandainya hanya mengandalkan sumberdaya alam yang taktergantikan pastilah ada batasnya, daripada pergi wisata ke luar negeri mari kita bangun negri dengan menggali potensi negri sendiri. setujuuu ??????

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>